Seluruh Guru MAN 2 Kota Malang Dibeli Kurikulum Berbasis Cinta yang Mengedepankan Sikap Humanis

MEMOX.CO.ID – Seluruh guru MAN 2 Kota Malang mengikuti Workshop Integrasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dalam Perangkat Pembelajaran Tahun Ajaran 2026/2027, Senin (13/07/26).

Bertempat di Aula PSBB MAN 2 Kota Malang Kegiatan dipandu oleh MC Faizul Ismani, M.Pd menjadi langkah strategis madrasah dalam memperkuat implementasi Kurikulum Berbasis Cinta sebagai paradigma pembelajaran yang menempatkan peserta didik sebagai subjek utama pendidikan.

Melalui kegiatan ini, para guru dibekali pemahaman sekaligus keterampilan dalam mengintegrasikan nilai-nilai cinta, kepedulian, penghormatan terhadap martabat manusia, dan pembentukan karakter ke dalam perangkat pembelajaran.

Dalam sambutannya, Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menegaskan bahwa keberhasilan kurikulum tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan administrasi, tetapi juga oleh kualitas guru dalam menghadirkan pembelajaran yang menyentuh hati peserta didik.

“Kurikulum Berbasis Cinta mengajak kita untuk tidak hanya mengajar, tetapi juga mendidik dengan keteladanan, empati, dan kasih sayang.

Guru memiliki peran strategis dalam membentuk karakter sekaligus menumbuhkan semangat belajar peserta didik melalui pembelajaran yang mengedepankan sikap humanis dan bermakna.”,’ ungkapnya.

Workshop menghadirkan Mochamad Zaenuri, M.Pd., Fasilitator Nasional Tim Kurikulum Berbasis Cinta Provinsi Jawa Timur, sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, beliau menegaskan bahwa inti dari Kurikulum Berbasis Cinta terletak pada kualitas jiwa seorang pendidik.

“Guru bukan sekadar penyampai materi, tetapi penggerak jiwa. Ketika guru mengajar dengan cinta, peserta didik tidak hanya memperoleh ilmu, tetapi juga merasakan nilai-nilai kemanusiaan yang akan membentuk karakter mereka.”

Beliau juga menambahkan bahwa perangkat pembelajaran hendaknya menjadi cerminan nilai-nilai kemanusiaan sehingga proses belajar tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga mampu menumbuhkan kepedulian, kolaborasi, tanggung jawab, dan akhlak mulia,”ujarnya.

Selama workshop, para guru mengikuti sesi pemaparan materi, diskusi interaktif, serta praktik mengintegrasikan prinsip-prinsip Kurikulum Berbasis Cinta ke dalam modul ajar dan perangkat pembelajaran yang akan digunakan pada Tahun Ajaran 2026/2027.

Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh guru MAN 2 Kota Malang memiliki pemahaman yang utuh mengenai implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dalam proses pembelajaran.

Selain itu, perangkat pembelajaran yang disusun diharapkan mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih humanis, inspiratif, dan berpusat pada peserta didik. (fik/man2)