MEMOX.CO.ID – Kepala Ma’had Al-Ulya MAN Sumenep, KH. Ahmad Taufiq Rahman, Lc., M.Pd.I bersama rombongan dari Ma’had Al-Ulya MAN Sumenep melaksanakan studi tiru ke Ma’had Al-Qolam MAN 2 Kota Malang, Sabtu, (02/05/2026)
Perlu diketahui Ma’had Al-Ulya MAN Sumenep adalah pondok pesantren atau asrama yang berada di bawah naungan MAN Sumenep, berlokasi di Jl. KH. Agus Salim No.19, Pangarangan, Sumenep.
Ma’had ini menjadi pusat pembinaan keberagamaan dan pendidikan karakter bagi para santri, dengan fokus pada penguatan nilai-nilai keislaman dan akademis.
Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari pengelolaan Ma’had Al-Qolam MAN 2 Kota Malang yang dikenal sukses dan berprestasi.
Kedatangan rombongan dipimpin langsung oleh Kepala Ma’had Al-Ulya MAN Sumenep, KH. Ahmad Taufiq beserta sejumlah pengurus ma’had. disambut hangat oleh Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. Samsudin, M.Pd., di Auditorium Lab Sains Terpadu MAN 2 Kota Malang.
Dalam sambutannya, Dr. Samsudin, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan berharap dapat terjalin kerja sama yang berkelanjutan antara kedua lembaga. Khususnya Ma’had Al-Ulya MAN Sumenep dan MAN 2 Kota Malang.
Dirinya juga mengatakan, kalau MAN 2 Kota Malang merupakan pusat pendidikan unggul berbasis Islam yang mencetak generasi berprestasi, berakhlak mulia, dan siap menghadapi masa depan.
Berlandaskan motto JUARA–PRIMA (Jujur, Kerja Keras, Berprestasi, dan Bermartabat), MAN 2 Kota Malang berkomitmen melahirkan lulusan unggul berdaya saing nasional dan berorientasi internasional,” ujarnya.
Sementara itu, KH. Ahmad Taufiq Rahman, Lc., M.Pd.I, mengungkapkan bahwa studi tiru ini tidak hanya bertujuan menimba ilmu, tetapi juga mempererat tali persaudaraan.
Ia mengenang masa studi bersama KH. Ahmad Taufiq Wahyudi Abdus Salam, Lc., M.A., yang kini menjabat sebagai Ketua Ma’had Al-Qolam MAN 2 Kota Malang, saat sama-sama belajar di Al-Azhar Kairo. “Semoga silaturahmi ini terus diteruskan oleh santri-santri selanjutnya,” ujarnya.
Selanjutnya, KH. Ahmad Taufiq Wahyudi Abdus Salam, Lc., M.A., memaparkan secara rinci pengelolaan Ma’had Al-Qolam. Ia mengabdi di ma’had tersebut sejak tahun 2000.
“Visi dan misi Ma’had harus sejalan dengan MAN 2 Kota Malang agar tidak ada benturan kegiatan. Kami memiliki program harian, mingguan, bulanan, hingga tahunan.
Selain itu, Ma’had Al-Qolam juga membuka jalur beasiswa bagi santri untuk mendukung lahirnya generasi alim, abid, dan hanif,” paparnya.
Dalam kegiatan yang berlangsung di Auditorium Lab Sains Terpadu MAN 2 Kota Malang itu, rombongan juga disambut oleh para pengasuh Ma’had Al-Qolam, santri Ma’had Al-Qolam.
Dilanjutkan dengan kunjungan langsung ke lokasi Ma’had Al-Qolam MAN 2 Kota Malang untuk melihat secara langsung fasilitas dan suasana pembelajaran santri yang ada dilingkungan MAN 2 Kota Malang . (fik/man)






