Malang, MEMOX.CO.ID – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Malang mencatat, dari Januari sampai Juni 2025, sebanyak 3.581 orang kunjungi Perpustakaan Daerah (Perpusda) yang berada di Jalan Panglima Sudirman, Desa Ngadilangkung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.
Angka yang lumayan tinggi ini menunjukkan bahwa, minat masyarakat terhadap dunia literasi pengetahuan masih lumayan tinggi di Kabupaten Malang.
Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan Daerah Kabupaten Malang Cecep Lili mengatakan bahwa, rata-rata pengunjung yang memanfaatkan koleksi buku perpustakaan ini mayoritas anak-anak. Dari Januari sampai Juni ini saja, sebanyak 798 anak mengunjungi Perpustakaan Daerah.
“Mayoritas anak-anak dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang berkunjung,” katanya Selasa (8/7/2025).
Kemudian, buku yang banyak diminati adalah, buku-buku yang berjenis buku cerita. Padahal buku yang ada di Perpustakaan Daerah ini, terdiri dari buku fiksi dan buku non fiksi. Buku fiksi sendiri, hanya 30 persen, sedangkan sisanya adalah buku non fiksi.
“Jumlah buku sekitar 31 ribu eksemplar yang ada di Perpustakaan Daerah Kabupaten Malang ini. Sedangkan buku fiksinya hanya 30 persen,” jelasnya.
Lebih lanjut ia menerangkan, untuk menjangkau lebih banyak pembaca, Perpustakaan Daerah menyediakan layanan sistem peminjaman buku. Namun dalam layanan ini, perpustakaan hanya mengizinkan bagi warga Kabupaten Malang saja. Sedangkan warga selain Kabupaten Malang hanya bisa membaca di tempat.
“Minimal satu orang anak tiga buku yang boleh dipinjam. Maksimal pengembalian satu Minggu,” jelasnya.
Selain peminjaman buku, berbagai kegiatan juga dilakukan perpustakaan. Salahsatunya adalah, Mobil Perpustakaan Keliling (MPK) yang menyasar sekolah-sekolah. MPK ini berangkat ketika ada permintaan di sekolah.
“Kami juga ada kegiatan bernama Mobil Perpustakaan Pintar. Progam ini akan berlangsung selama 5 bulan ke depan artinya sampai Desember,” katanya.
Di program mobil perpustakaan pintar ini, dilanjutkan Cecep Lili, dirinya akan melakukan perjalan dinas sebanyak 100 kali. Sehingga jikalau ada ivent di sekolah, ataupun kegiatan apapun, bisa kerjasama dengan Perpustakaan Daerah.
“Nanti kami akan dengan. Dan ini gratis. Kita akan datang ke ivent tersebut,” pungkasnya. (nif).






