Kota Batu Raih Predikat Kota Layak Anak ke 7 Kali

Batu, Memox.co.id – Kota Layak Anak (KLA) yang ketujuh berhasil diraih kembali oleh Kota Batu. Acara yang digelar oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak RI tahun 2019 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (23/07/2019) beberapa waktu lalu.

Menurut Wakil Walikota Batu, Punjul Santoso yang menerima secara langsung penghargaan dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) mengatakan penganugerahan ini merupakan bentuk apresiasi atas segala upaya para gubernur, bupati, dan wali kota.

Istimewanya penghargaan kali ini mengalami peningkatan, sebelumnya meraih kategori pratama sekarang meningkat menjadi Madya. Dalam penilaian KLA, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak membagi lima kategori yaitu Pratama, Madya, Nindya, dan Utama.

“Sangat bersyukur, Alhamdulilah Kota Batu kembali meraih penghargaan KLA tahun 2019. Penghargaan kali ini mengalami peningkatan,” kata Punjul Kemarin beberapa waktu lalu.

Lanjut dia, penilaian yang didapat Kota Batu dengan mendapat kategori Madya berjumlah 651. Dengan setiap penilaian Pratama 500-599, Madya 600-699, Nindya 700-799, Utama 800-899. Raihan ini sesuai amanah dari Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Menurut Undang-Undang tersebut, kabupaten/kota bertanggung jawab dan wajib melaksanakan Kabupaten/Kota Layak Anak. Kota Batu salah satunya yang telah mengupayakan hal tersebut.

Hal yang paling sulit bukanlah meraihnya namun mempertahankan prestasi. Namun Kota Batu mampu meningkatkan kategori yang didapat, dengan begitu program-program untuk meningkatkan perhatian kepada anak, pemenuhan hak, dan perlindungan bisa terwujud di Kota Batu.

“Komitmen Kota Batu memberikan fasilitas kepada anak-anak. Misalnya dengan memberikan ruang terbuka dan bermain untuk anak secara gratis di beberapa sudut,” harap dia.

Beberapa hal yang akan terus ditingkatkan yaitu peningkatan sarpras seperti fasilitas umum untuk anak di kantor-kantor pemerintahan seperti Dispendukcapil, Alun-Alun Kota Batu, dan taman yang ada di Kota Batu.

“Selanjutnya melalui Dinas Pendidikan Kota Batu juga berkomitmen memberikan program minum susu gratis dari tingkat TK/RA, SD/MI, dan SMP/MTS. Serta pemberian Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda). Kami harap semua element bisa berpartisipasi, bukan hanya pemerintah tapi pihak sekolah, orang tua dll,” tutupnya. (lih/jun)