Banyuwangi, Memox.co.id – Gubernur Jatim Ibu Kofifah Indar Parawangsa bersama Pangdam V/BRW Mayjen TNI Wisnoe Prasetja Boedi dan Wakapolda Jatim Brigjen Pol Drs Toni Harmanto melakasanakan kunjungan diwilayah Kabupaten Banyuwangi, Kamis (11/07/19).
Kedatangan para petinggi TNI Polri dan Pemerintah Provinsi Jatim tersebut dalam rangka Pembukaan TMMD (Tentara Manunggal Membangun Desa) ke-105 yang akan dilaksanakan selama 30 hari di Kecamatan Genteng Kabupaten Banyuwangi. Tepatnya di Desa Bangsring dan Desa Stail.
Dalam amanatnya Gubernur Jatim Ibu Khofifah Indar Parawansa pada intinya menyampaikan pelaksanaan TMMD Ke 105 ada di lima (5) lokasi, antara lain Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Blitar, Kabupaten Bojonegoro, Trenggalek dan Kabupaten Sampang.

“TMMD merupakan pengejawantahan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat dan ini merupakan wujud pengabdian TNI kepada Rakyat,” ujarnya.
Dirinya juga menjelaskan ,”TMMD merupakan program lintas sektoral artinya program tersebut dilaksanakan secara sinergis yang kuat, secara bersama-sama antara TNI bersama Pemerintah antara lain Propinsi Jawa Timur dan Kabupaten dalam rangka memperluas dan mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat,”
Senada dengan Gubernur, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi dengan adanya program TMMD ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi percepatan pencapaian target pembangunan melalui pemberdayaan ekonomi daerah, meningkatkan taraf hidup masyarakat dan menurunkan kemiskinan .
“Dengan menempatkan Desa sebagai subyek pembangunan, dimana Desa bersama perangkatnya termasuk Babinsa, Babinkamtibmas dapat merencanakan sendiri, melaksanakan sendiri dengan memberdayakan masyarakat diwilayahnya,” jelasnya.
Lanjut Pangdam ,”Ada beberapa sasaran pembangunan dalam TMMD ini, antara lain berupa sasaran fisik dan Non fisik, sasaran fisik berupa pelebaran jalan, pengerasan jalan, pelebaran jembatan, pembangunan plat dekker dan membangun jembatan baru.”
“Termasuk sasaran tambahan antara lain membangun 20 rumah warga tidak layak huni, rehab mushola, pembuatan MCK, dan pembuatan Pos Kampling, sedang sasaran Non fisik adalah berupa penyuluhan KB- Kes, penyuluhan tentang Bencana Alam dan penyuluhan – penyuluhan yang melibatkan stake holder yang ada diwilayah. Misalnya BNN terkait dengan bahaya penyalahgunaan Narkoba, penyuluhan kesehatan, dan hari ini TMMD ke 105 secara resmi telah dibuka langsung oleh Gubernur Jatim, ” ungkap Alumnus Akmil 86 tersebut. (fik)






