Malang, MEMOX.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mencatat, jumlah wilayah terdampak kekeringan dan kekurangan air bersih bertambah di Kabupaten Malang. Dari lima kecamatan terdampak kelangkaan air bersih, saat ini bertambah menjadi tujuh kecamatan.
Tujuh kecamatan itu diantaranya, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Kecamatan Donomulyo, Kecamatan Gondanglegi, Kecamatan Bantur, Kecamatan Kalipare, Kecamatan Gedangan, dan Kecamatan Pagak.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan menuturkan, sebanyak 5.000 sampai 20.000 liter air bersih setiap hari harus disalurkan ke desa-desa.
“Di Desa Sumberagung, Kecamatan Sumawe misalnya, sebanyak 15.000 liter harus disalurkan. Sebab 142 KK atau 428 Jiwa terdampak,” katanya.
Kemudian di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumawe, sebanyak 15.000 liter juga harus disalurkan. Sebab 130 KK atau 679 jiwa terdampak. Kendati dengan demikian, sebanyak 2.148.150 liter sudah tersalurkan mulai 04 September sampai 21 Oktober 2024.
Sebelumnya, lima kecamatan di Kabupaten Malang sudah alami kelangkaan air minum dan kekeringan. Lima kecamatan itu yakni Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kecamatan Donomulyo, Kecamatan Bantur, Kecamatan Gondanglegi, dan Kecamatan Kalipare.
“Akibatnya, 1.388.450 liter air sudah didistribusikan oleh BPBD Kabupaten Malang, terhitung dari 4 September hingga 12 Oktober 2024,” pungkasnya. (nif).






