Malang, MEMOX.CO.ID – Sapa warga merupakan salah satu program unggulan Paslon nomor urut satu, Nurochman dan Heli Suyanto (NH). Program ini sebagai upaya untuk mendengarkan secara langsung aspirasi masyarakat.
Paslon NH yakin bisa merumuskan kebijakan pembangunan Kota Batu yang lebih bermakna dan tepat sasaran, sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat. Melalui program ini, paslon yang diusung oleh Partai PKB, Gerindra, dan PSI berharap dapat mewujudkan jargon Mbatu SAE.
Setiap kegiatan ‘Sapa Warga’, Nurochman dan Heli Suyanto turun langsung ke lapangan untuk bertemu dan berdialog dengan warga. Program ini tidak hanya sebatas menyerap aspirasi, tetapi juga mengajak masyarakat untuk memberikan saran, masukan, dan bahkan kritik terkait berbagai aspek pembangunan di Kota Batu, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi.
“Kami ingin memastikan bahwa arah kebijakan yang kami ambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga. Bukan hanya sekadar wacana, tetapi program yang dapat menjawab permasalahan masyarakat secara nyata,” ujar Cak Nur sapaan Nurochman, Minggu 20 Oktober 2024.
Cak Nur ingin merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali jika Allah Mentakdirkan dirinya terpilih sebagai Wali Kota Batu. Baginya, setiap suara sangat berharga dan menjadi masukan penting untuk menyusun kebijakan yang pro-rakyat.
“Selain saran dan masukan kami juga ingin ada kritikan yang tentu bakal kami terima dengan terbuka. Sebab bagi kami itu adalah bentuk kepedulian warga terhadap Kota Batu,” ucapnya.
Hal senada disampaikan, Heli Suyanto, bahwa Sapa Warga tidak hanya akan dijalankan selama masa kampanye. Bersama Cak Nur, Mas Heli berkomitmen untuk terus melanjutkan program ini jika terpilih menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Keduanya ingin menjadikan Sapa Warga sebagai program rutin pemerintah daerah, sehingga komunikasi dengan masyarakat tetap terbuka dan terjaga.
“Kami tidak ingin hanya datang ketika ada kepentingan kampanye. Kami ingin terus hadir di tengah-tengah masyarakat, mendengarkan setiap keluh kesah, dan bersama-sama mencari solusi,” tuturnya.
Pria asli Desa Sumber Brantas ini juga menekankan pentingnya transparansi dan partisipasi masyarakat dalam setiap tahap penyusunan kebijakan.
“Ke depan Kota Batu harus menjadi kota yang lebih maju dan sejahtera, dengan kebijakan yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat. Cara paling tepat menjalankan itu ya harus sering turun mendengar secara langsung aspirasi dan keinginan masyarakat,” tuturnya.
Sapa Warga menunjukkan visi mereka untuk mewujudkan Kota Batu yang inklusif, berdaya saing, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
“Dengan dukungan masyarakat dan partisipasi aktif dari semua elemen, saya dan Cak Nur optimis mampu membawa perubahan yang signifikan untuk Kota Batu di masa depan,” tutupnya. (mf)






