MEMOX.CO.ID – Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Sebuah langkah positif dalam mengembangkan minat dan bakat anak-anak diperlihatkan oleh sekelompok mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Malang dalam kegiatan Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Bhaktiku Negeri Gelombang 2 Kelompok 62 dengan Dosen Pembimbing Lapang (DPL) Bapak Widiyanto, ST,MT . Mahasiswa tersebut terdiri dari: Marco Syahin Mustafa dari Program Studi Teknik Informatika, Gilang Dwi Dermawan dari program studi Teknik Informatika, Muhammad Fatan Shidar dari Program Studi Teknik Industri, Iftitahur Rahmah Al Imamy dari program studi Ilmu Pemerintahan, dan Feni Syifatul Jannah dari program studi Ilmu Pemerintahan. Mereka menyelenggarakan kegiatan pemberdayaan di Taman Kanak-Kanak (TK) Islam Asri Merjosari dengan tema yang menarik: “Penanaman Minat dan Bakat di Bidang Seni”.
Acara yang berlangsung pada hari Sabtu, 20 Januari 2024 sampai Kamis, 15 Februari 2024, di TK Islam Asri, dihadiri oleh lebih dari 24 anak usia dini dan pendidik TK. Kegiatan ini diinisiasi sebagai bagian dari upaya untuk memberikan wadah bagi anak-anak dalam mengasah kreativitas dan bakat mereka di berbagai bidang seni.
Para mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu seperti Teknik Informatika, Teknik Industri, dan Ilmu Pemerintahan dengan antusias dan semangat membara, menyusun rangkaian kegiatan yang menarik dan bermakna. Mereka percaya bahwa melalui penanaman minat dan bakat dibidang seni, anak-anak dapat mengembangkan berbagai keterampilan serta meningkatkan rasa percaya diri dan ekspresi diri.

Salah satu titik sorot dari acara ini adalah pelatihan mewarnai, yang dipandu oleh mahasiswa UMM. Anak-anak dengan riangnya mengambil warna yang cocok untuk gambarnya, menggoreskan crayon, dan menghasilkan karya seni yang mengagumkan. Tidak kalah menarik adalah sesi menyanyi, di mana para mahasiswa memberikan panduan kepada anak-anak untuk bernyanyi bersama lagu-lagu anak-anak yang ceria dan mendidik.
Selain itu, anak-anak juga diajak untuk merangkai kata dalam sesi membaca puisi. Mereka diberikan kesempatan untuk mengekspresikan perasaan dan ide-ide mereka melalui kata-kata indah dalam sajak-sajak pendek yang mereka buat sendiri. Sementara itu, kegiatan outbond menjadi momen yang sangat dinanti-nantikan, di mana anak-anak dapat belajar tentang kerjasama, keberanian, dan kepercayaan diri melalui permainan dan tantangan yang disajikan.

Salah satu Anggota PMM UMM, Iftitahur Rahmah Al Imamy, menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menggugah potensi kreatif anak-anak sejak dini serta memberikan mereka kesempatan untuk mengeksplorasi minat dan bakat mereka. “Kami percaya bahwa setiap anak memiliki potensi yang luar biasa. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan mereka dorongan dan dukungan untuk terus berkembang dan mengembangkan bakat yang mereka miliki,” ujar Mahasiswa yang akrab dipanggil Tita.






