Menko PMK Menyebut, Naiknya Harga Beras Karena Cadangan Dunia Kosong

Menko PMK Menyebut, Naiknya Harga Beras Karena Cadangan Beras Dunia Kosong
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy (foto: nif)

MEMOX.CO.ID – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyebutkan, naiknya harga beras lantaran cadangan beras dunia sedang nol. Sehingga negara yang biasa impor beras seperti India, Thailand dan Vietnam saat ini sedang menyelamatkan diri masing-masing.

“Kita memang krisis pangan akibat cuaca ekstrem. Kita akan segera rapat tingkat menteri dan menteri pertanian dengan pemerintah daerah, mungkin akan mengajak TNI untuk mengantisipasi terjadi kekeringan, dengan memanfaatkan sungai-sungai yang ada di Jawa,” katanya Rabu (21/2/2024).

Nanti, lanjut Muhadjir, sungai itu akan disedot, dan disediakan pompa-pompa air untuk mengairi sawah. Kemudian untuk di luar jawa, terutama Sumatera, nanti tanah-tanah rawa yang selama ini hanya panen sekali setahun itu akan kita buat sekian rupa sehingga bisa panen dua kali setahun.

“Jadi kita akan mencoba menaikkan kapasitas dalam negeri dulu, karena itu tadi untuk impor beras masih agak kesulitan sekarang,” jelasnya.

Walaupun demikian, dirinya berharap, jangan sampai kenaikan beras ini terlalu menyulitkan lapisan paling bawah terkhusus para petani.

“Seandainya kenaikan ini juga berdampak langsung kepada petani bagus juga ya. Petani kita ini sudah terlalu lama tidak untung. Tapi yang penting jangan kemudian kenaikan harga ini tidak berdampak kepada tingkat pendapatan petani, itu yang kita khawatirkan,” terangnya.

Sebagai langkah meminimalisir kebutuhan masyarakat, Menko PMK saat ini sedang menyalurkan bantuan beras cadangan pangan pemerintah (CPP) kepada 22.400.000 penerima manfaat. Kemungkinan CPP ini akan berlanjut sampai bulan Juni.

“Kalau yang uangnya banyak gak masalah naik berapapun,” pungkasnya. (nif/syn)