Giat PMM Kelompok 12 Gelombang 02 Universitas Muhammadiyah Malang
MEMOX.CO.ID – Progam Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui tiga mahasiswanya, kelompok 12 gelombang 02, membantu proses produksi permen susu pada UMKM D’KUKIZ, bertempat di Desa Gendro, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Selasa (30/01/2024).
Kegiatan PMM dengan skema Bhaktiku Negeri kali ini dari kelompok 12 gelombang 02, yang beranggotakan 3 orang diantaranya Mochamad Agung Setyabudi, Mochammad Kevin Syah Al Abidin , dan Shofiyah Maulidiyah dengan dosen dibimbing lapangan Ibu Agustin Dwi Haryanti SE., MM., Ak., CA., CSRS., CSRA.
Tujuan kegiatan ini diharapkan dapat membagikan ilmu yang dapat berdampak positif kepada masyarakat. Sekaligus juga untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil penelitian mahasiswa UMM.
Dijadikannya Desa Gendro sebagai tempat pengabdian melihat mayoritas berprofesi masyarakat sebagai peternak sapi perah. Oleh karena itu, susu sapi perah menjadi komoditas utama di desa ini.
Didukung banyaknya komoditas susu sapi perah, maka banyak pula masyarakat yang mencoba peruntungannya dibidang usaha pengolahan susu tersebut.
Salah satunya yaitu UMKM susu sapi perah dengan nama usaha D’KUKIZ, UMKM ini bergerak dibidang F&B (Food and Beverages), yang salah satu produk utamanya yaitu permen susu. PMM 12 UMM kemudian menjadikan UMKM D’KUKIZ ini sebagai salah satu mitra dari kegiatan Pengabdian kali ini.
Kegiatan tersebut diikuti mulai dari awal proses pra produksi hingga produk permen susu dikemas. Proses pembuatan permen susu yang ada di UMKM D’KUKIZ ini tidak sama sekali menggunakan bahan pengawet dalam komposisinya. Sehingga, produk ini sangat aman dikonsumsi untuk semua kalangan usia terutama anak-anak.
Langkah-langkah dari pengolahan permen susu ini yaitu, mulai dari mendidihkan susu sapi murni. Kemudian menambahkan gula pada susu yang telah mendidih, dan mengaduknya hingga adonan susu mengental dan berwarna cokelat.

Adonan tersebut kemudian dituang ke loyang, setelah setengah mengeras baru adonan tersebut dipotong sesuai ukuran. Setelah permen susu mengeras total, baru permen dibungkus dengan plastik kecil-kecil, lalu dimasukkan ke kemasan besar menggunakan timbangan agar beratnya sesuai dengan yang tertera pada kemasan.
Selain mengikuti kegiatan pengolahan ini, PMM 12 UMM sebelumnya juga membuatkan desain kemasan baru untuk produk permen susu UMKM D’KUKIZ. Pembuatan desain kemasan baru ini tujuannya yaitu agar lebih meningkatkan daya tarik produk permen susu UMKM D’KUKIZ.
Serta dapat meningkatkan penjualan produk permen susu ini nantinya. Oleh karena itu, PMM 12 UMM telah mendesain kemasan permen susu ini seunik dan sekreatif mungkin agar dapat menarik para konsumen hanya dengan melihat kemasannya.
Tidak lupa PMM 12 UMM juga mencantumkan tanggal expired produk, komposisi produk, tempat produksi juga cara menikmati produk pada kemasan tersebut.
Tim PMM kelompok 12 gelombang 2 berharap dengan terlaksananya kegiatan pendampingan pengolahan produk permen dari olahan bahan dasar susu sapi perah, para pelaku UMKM Sapi Perah dapat bisa membuat olahan produk dari bahan dasar susu sapi perah yang semakin banyak dan beragam kreatifitas produk yang dihasilkan.
Dengan begitu, semakin banyak produk olahan susu yang dihasilkan akan semakin menambah pendapatan ibu rumah tangga dan menjadi daya tarik konsumen untuk berbondong-bondong pergi ke desa Gendro.
Tim PMM kelompok 12 gelombang 2 berharap dengan adanya kegiatan seperti ini akan membawa dampak baik dan positif khususnya bagi kemajuan UMKM Sapi Perah di Desa Gendro Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan Jawa Timur. (*)






