MEMOX.CO.ID – Operasi Keselamatan Semeru 2023 telah selesai. Namun demikian himbaun tertib berlalu lintas terus dilaksanakan Unit Kamsel Satlantas Polres Malang dengan tujuan menekan tingkat laka lantas angka, Rabu (22/02/2023)
Selama kegiatan Satlantas Polres Malang lebih mengedepankan langkah preemtif dan preventif dengan memperbanyak sosialisasi dan edukasi kepada pengguna jalan agar masyarakat semakin sadar pentingnya disiplin berlalu lintas demi keselamatan.
Sehubungan jumlah korban laka lantas selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2023 untuk wilayah Polres Malang mengalami penurunan bila dibandingkan tahun 2022.
Seperti disampaikan Kanit Gakkum Satlantas Polres Malang Iptu Sunarko mewakili Kasat Lantas AKP Agnis Juwita Manurung mengatakan, alhamdulillah selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2023 sudah berakhir. Selama dua pekan berjalan jumlah kecelakaan lalu lintas (laka lantas) mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama di tahun 2022.
“Selama 14 hari pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2023 yang dimulai sejak tanggal 7 hingga 20 Februari 2023, untuk wilayah hukum Polres Malang terjadi 45 peristiwa kecelakaan yang meninggal dunia 2 orang, luka ringan 64 luka berat nihil.
Sedangkan pada tahun 2022 ada 23 kejadian yang meninggal dunia 8 orang luka ringan 27 luka berat nihil, dari data ini terlihat jelas adanya penurunan tingkat fatalitas khususnya yang meninggal dunia,”ujarnya.
Dirinya juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat pengguna jalan untuk selalu mematuhi peraturan berlalu lintas. “Utamakan keselamatan, karena keselamatan adalah yang pertama dan utama.
“Sementara itu untuk jenis pelanggaran tertinggi selama pelaksanaan Operasi Kepolisian Keselamatan Semeru
2023 didominasi oleh pelanggaran tanpa helm untuk kendaraan R2 dan kelengkapan kendaraan untuk R4,” terangnya. (fik).






