MEMOX.CO.ID – Kebakaran pasar relokasi yang terjadi dikawasan Jalan Sultan Agung Dipertegas oleh Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Batu Supriyanto diduga dari kelebihan beban listrik.
Pasalnya, terdapat salah satu pedagang alat pertanian yang merupakan warga Kecamatan Pujon Kabupaten Malang tengah memasak air saat aktifitas pasar di pagi hari. “Namun karena adanya pemadaman listrik, mungkin lupa dicabut dan ditinggal pulang,” bebernya.
Supriyanto melanjutkan masalah belum terjadi ketika listrik akhirnya menyala, namun ketika air yang dipanaskan menguap maka alat yang digunakan untuk memasak air tersebut akhirnya meleleh sehingga terjadilah kebakaran tersebut. Terlebih percikan api yang terjadi juga berada disekitar bahan yang mudah terbakar, sehingga api yang menyala segera merembet dengan cepat. “Beruntung segera tertangani. Kami menurutkan 1 mobil rescue, 2 mobil supply, dan 2 mobil paper mengingat lapak yang terkena imbas kebakaran ini pedagang yang berjualan alatnl rumah tangga, plastik, dan lain sebagainya,” imbuhnya.
Sementara itu Plh Walikota Batu Zadim Efisiensi memberikan apresiasi terhadap kinerja DPKP dalam penanganan kebakaran yang terjadi di pasar relokasi tersebut. “Beruntung respon dari DPKP juga bagus, mendapatkan laporan lalu dalam kurun waktu 5 menit sudah sampai di lokasi dalam dalam waktu 10 menit sudah proses pendinginan sehingga api tidak sampai terlalu merembet,” tukasnya. (rul)






