Hukum  

Harga Motor Honda Win Makin Meroket

Malang, Memox.co.id -Ketertarikan orang-orang ke motor dengan gaya klasik merembet juga ke Honda Win.
Kalau dulu yang jadi incaran adalah Honda CB series, sekarang menurun juga ke Honda Win.

Motor yang seringkali dianggap culun karena tampangnya sport tapi mesinnya tidur ini sekarang malah jadi incaran di bursa motor bekas.

Honda Win keluar pertama kali di tahun 1980-an dan dijadikan motor dinas beberapa oleh instansi pemerintahan, termasuk Kepala Desa. Makanya Honda Win sering disebut sebagai motornya Pak Kades.

Seiring maraknya kegiatan ngalas atau netrail di hutan, motor ini pun juga banyak dicari orang. “Iya, motor ini memang bisa dipakai di mana saja. Makanya banyak yang suka,” ujar Endik penggemar motor Honda Win, beberapa waktu lalu.

Namanya nasib memang berputar, dulu di tahun 2000-an Honda Win bekas dijual dengan harga Rp 3-5 jutaan saja sulit laku, sekarang harganya meroket sampai tahap enggak masuk akal.

Melihat di grup media sosial seperti facebook maupun intagram ada yang menjual Honda Win tahun 2002 dengan harga Rp 10,2 juta dengan kondisi standar restorasi.

Yang enggak masuk di akal, ada Honda Win yang sudah dimodifikasi bergaya scrambler, ditawarkan oleh pemiliknya dengan harga Rp 22 juta.

Selain itu, harga motor ramping ini meroket, diikuti pula dengan harga sparepartnya. Terutama harga jenis onderdil stardart yang original maupun imitasi.

Contohnya, tangki bensin harga dulunya di kisaran Rp 300 ribu kini harganya lebih dari Rp 500 ribu. Harga yang lain seperti tutup aki, ataupun variasi lampu juga ikut naik drastis.

Ingin memiliki motor Honda Win siapkan anggaran anda minimal Rp 5 jutaan. Selamat berburu motor klasik yang indentik dengan motor dinas ini. (jun)