Malang, Memox.co.id – Kesigapan kepolisian Polres Malang dalam membantu korban terdampak erupsi Gunung Semeru patut diapresiasi terutama saat membantu warga yang berada di lokasi yang terisolir di daerah Pronojiwo Kabupaten Lumajang pada Minggu malam (04/12/2022).
Sebanyak 25 personel Polres Malang bersama dengan personel TNI dari Kodim 0818 Malang – Batu berada di lokasi Pronojiwo Kabupaten Lumajang. Polres Malang dan TNI telah ditugaskan untuk membantu evakuasi maupun pemberian bantuan sosial di lokasi tersebut.
Proses koordinasi Polres Malang dengan Polres Lumajang terus dilakukan untuk melakukan evakuasi dan bantuan sosial terkait dengan erupsi Gunung Semeru.

Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana melalui Wakapolres Malang Kompol Rizky Tri Putra menyampaikan bahwa agar masyarakat di wilayah Ampelgading juga selalu waspada akibat Erupsi Semeru tersebut, dan dihimbau selalu berkoordinasi dengan Muspika setempat jika eskalasi semeru meningkat.
Untuk diketahui, erupsi Gunung Semeru kali ini membuat jembatan gantung Gladak Perak yang menghubungkan Malang – Lumajang ambruk usai diterpa APG (Awan Panas Guguran).

Kompol Rizky juga mengimbau kepada masyarakat yang akan menuju ke Lumajang agar mencari akses jalan lainnya, mengingat jalur Malang – Lumajang belum bisa dilintasi akibat erupsi Semeru.”Masyarakat yang akan melewati jalur Malang Lumajang agar melewati akses jalan lainnya,” ujar mantan Kapolsek Lowokwaru Kota Malang ini.
Tidak hanya itu Polres Malang juga telah mendirikan Posko Siaga Bencana di Perbatasan Malang – Lumajang menindaklanjuti instruksi Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana. Ini salah satu bentuk respon cepat dari pihak kepolisian Polres Malang bersama instansi terkait lainnya. (fik/hms)






