Jember, Memox.co.id – Sejumlah buruh tembakau di Kabupaten Jember mendapatkan pelatihan untuk menambah kemampuan mereka. Pelatihan ini dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kabupaten Jember dr. Hendro Soelistijono di Gedung Juang 45 Politeknik Negeri Jember (Polije), Kamis (13/10/2022).
Pelatihan tersebut merupakan realisasi dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) di Kabupaten Jember yang diikuti sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) lain juga turut hadir. Yakni, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan Imam Sudarmaji serta Kepala Bagian Kesejahteraan Pemkab Jember Achmad Musaddag.
“Pelatihan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi seseorang yang sebelumnya tidak punya kompetensi,” papar dr. Hendro. Pelatihan yang digelar oleh Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Jember yang bekerja sama dengan Politeknik Negeri Jember ini bakal mencetak masyarakat Jember, khususnya keluarga dari buruh tani tembakau.
Pihaknya berharap, setelah menjalani pelatihan, para peserta juga memiliki kemampuan lain sesuai dengan pelatihan yang ada di Polije. Misalnya, pengelasan dan pembuatan kue. Terlebih, Polije dinilai memiliki sarana dan prasarana yang lengkap.
Sementara itu, Direktur Politeknik Jember Saiful Anwar menerangkan bahwa ada sebanyak sembilan model pelatihan yang sumber dananya berasal dari DBHCHT. “Saya berterima kasih kepada Bupati Hendy. Saya kira ini merupakan bentuk pengakuan Pemkab atas kompetensi yang dimiliki Polije,” lanjutnya. Termasuk sarana dan prasarana yang cukup representatif.
Saiful Anwar menerangkan bahwa pelatihan akan dilaksanakan selama lima hari. Setelah pelatihan selesai, lanjutnya, ratusan peserta itu bakal menjalani uji kompetensi. “Diuji atas hasil pelatihan, baru kemudian mendapatkan sertifikat pelatihan,” paparnya.
Lebih lanjut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jember Bobby A. Sandy menambahkan bahwa data Bappeda ada enam OPD yang mendapatkan DBHCHT pada 2022 dengan total anggaran sebesar Rp 77 Miliar. “Mulai Disnaker, Disperindag, Dinkes, Satpol PP, hingga Dinas Sosial Kabupaten Jember,” tandasnya. (vin)






