Pamekasan Memox. co.id-Dua kelompok masa aksi yang mengatasnamakan Gerakan Aktivis Mahasiswa Jawa Timur (GAM Jatim) dan Aliansi Serikat Buruh Menggugat geruduk kantor Bea Cukai Madura, Rabu, (12-10-22).
Dua kelompok aksi tersebut masing-masing membawa tuntutan yang berbeda. Dalam tuntutan yang dibawa Gam Jatim mereka meminta agar bea cukai menindak maraknya rokok ilegal yang ada di Madura khususnya Kota Gerbang Salam.
“Di sini yang Kami butuh kepala bea cukai untuk menemui kami, karena bisnis rokok ilegal di Pamekasan ini harus disikapi dengan serius, maraknya rokok ilegal di Pamekasan sudah rahasia umum, tapi kenapa hingga saat ini tidak ada tindakan dan seakan-akan membiarkan semakin berkeliaran,” ungkapnya saat di wawancara.

Merasa tidak dihargai dalam tuntutan yang di layangkan, Gam Jatim mundur dengan membakar poster yang dibawa. lantaran pihak Bea cukai tidak mau menandatangani tuntutan yang dilayangkan.
Berbeda dengan masa aksi Aliansi Serikat Buruh Korlap Aksi Zaini mengatakan, untuk pihak Bea cukai melindungi dan memberikan pembinaan terhadap Pengusaha Rokok (PR). Karena menurutnya perusahaan tersebut merupakan penghasilan para petani dan di anggap berhasil mengangkat harga tembakau.

“Saat ini ekonomi dan meningkatnya harga BBM, masyarakat saat ini jangan dicekik, UMKM diharapkan mampu menyerap tenaga kerja. Jadi kami mohon Bea Cukai harus mengerti, jangan sampai para buruh jadi korban,” ujar Zaini selaku korlap aksi
Sementara itu, Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Madura Zainul Arifin, menegaskan bahwa pihaknya komitmen memberikan pelayanan terbaik bagi siapapun yang ingin mengurus idzin untuk menjadi legal pabrik rokok.

“Kami komitmen pengawasan komitmen dengan langkah-langkah yang sudah kita terapkan selama ini, kami komitmen dengan integritas tidak ada lagi pegawai bea cukai yang mengambil keuntungan pribadi dari pembinaan yang kami lakukan terhadap pabrik rokok,” ungkapnya saat di wawancara
Zainul juga menambahkan, pihaknya akan memberikan layanan yang humanis gratis tanpa pungut biaya dalam pengurusan idzin dan pengambilan pita cukai.
“Kami akan layani sepenuh hati kita bantu, Apapun kekurangan dokumen akan kita bantu dan nol Rupiah tidak ada biaya pungutan pengurusan Idzin ataupun pengambilan pita cukai,” tandasnya. (Udi)






