Malang, Memox.co.id – Keberadaan Satwa anjing di Unit K-9 kerap kali digunakan untuk beragam tugas tertentu yang tidak bisa dilakukan oleh manusia biasa.
Diantaranya dalam hal melacak tersangka, mencari orang tersesat, mengendalikan massa dan kerusuhan, mendeteksi obat atau bahan peledak tersembunyi dan sebagainya.
Untuk menjadi Satwa Anjing di Dalmas, hewan ini dilatih khusus untuk menghalau konsentrasi massa seperti demontrasi atau kerusuhan bersama dengan anggota Raimas (Pengurai Massa) seperti yang dilaksanakan Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmadi bersama personel Unit K-9 Sat Samapta Polres Malang.
Didampingi dua anggotanya, Briptu Rifai Aminudin dan Briptu Supardi, rutin beri pelatihan kepada anjing pelacak guna penajaman indra penciuman mengenai barang-barang mencurigakan serta memaksimalkan kinerja dalam melaksanakan tugas Kamtibmas yang diemban di wilayah hukum Polres Malang, Selasa (24/05/2022).
Dalam keterangannya, Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik menjelaskan, kemampuan para anjing yang dimiliki Unit K-9 kami mempunyai fisik yang tangguh, tangkas, dan memiliki kecerdasan yang tinggi dalam melakukan pelacakan umum.
Lebih lanjut, latihan khusus kami selalu berikan dengan melakukan simulasi pelacakan pelaku kejahatan dengan meninggalkan jejak yang dibuat sejauh 100 meter, kemudian beberapa bekas titik tanda ditinggalkan sebagai fokus anjing Unit K-9 ini dapat mencari serta menemukan pelaku kejahatan tersebut,” terangnya. (fik)






