Upaya Ciptakan Herd Imunity Bagi Anak dari Bahaya Covid-19
Malang, Memo X – Vaksinasi door to door kembali digelar Satlantas Polres Malang. Vaksinasi Merdeka bagi anak usia 6 tahun hingga usia 11 tahun ini guna menciptakan herd imunity bagi anak dari bahaya Covid-19.
Kasat Lantas Polres Malang, AKP Agung Fitransyah menjelaskan, program Vaksinasi Door to Door anak di Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, berada di 3 Sekolah. Yakni TK ABA 33, MI Roudhotul Ulum dan SDN 1 Karangploso.
“Vaksinasi hari ini khusus anak usia 6 hingga 11 tahun. Pelaksanaan vaksinasi ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dengan mengoptimalkan gerakan Vaksinasi Merdeka Anak demi kesehatan anak-anak itu sendiri,” terang Agung Fitransyah, Rabu (30/3/2022).
Menurut Agung, tim Vaksinasi dari Relawan Kesehatan dan Dokkes Polres Malang, sebelumnya melaksanakan verifikasi dan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu. “Pemberian vaksinasi untuk mendukung program pemerintah guna penanganan, percepatan memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan memberikan imunitas terhadap siswa siswi,” ujarnya.
Agung menambahkan, untuk dosis 1 vaksin jenis Sinovac hari ini yang sudah tervaksin 16 orang. Sementara dosis 2 sudah tervaksin empat orang.
Sebelumnya, Anggota Satgas Imunisasi IDAI (Ikatan Dokter Indonesia), Cissy RS Prawira Kartasasmita, pada keterangan pers dari Media Center mengatakan bahwa meskipun bergejala ringan jika terkena virus, namun anak-anak rentang usia tersebut tetap harus mendapat perhatian. Hal ini karena gejala bisa memberat dan berdampak serius. Karena itu, vaksinasi untuk anak 6-11 tahun tetap dipandang perlu.
“Angka kasus Covid-19 pada anak meningkat pada tahun kedua apalagi dengan adanya varian baru Delta dan Omicron sehingga anak perlu mendapatkan perlindungan, salah satunya dengan vaksinasi,” ujarnya.
Ketua Pokja Imunisasi PERALMUNI ini menegaskan, anak perlu divaksinasi meskipun bila terkena Covid-19 umumnya bergejala ringan. “Meski bergejala ringan namun juga bisa menimbulkan komplikasi berat yang bisa meninggalkan bekas pada anak, terutama bila terjadi gangguan organ,” tegas Cissy seraya menambahkan, dengan vaksinasi maka anak akan lebih kuat imunitasnya, kalau pun terkena Covid-19 maka gejalanya lebih ringan.
Ia mengingatkan, anak-anak juga berpotensi menularkan virus corona kepada orang lain di lingkungannya. Misalnya ke anak di bawah 6 tahun yang belum bisa divaksin Covid-19 serta lansia dengan komorbid. Karena itu, ia meminta masyarakat menyegerakan vaksinasi anak-anak. (fik/red)






