Malang, Memox.co.id – Kasus covid-19 yang sudah cukup melandai dan sudah banyak munculkan kelonggaran di berbagai sektor membuat Pemerintah Kota Malang merencanakan kembali dibuka Kayutangan Heritage mulai minggu depan. Hal ini disampaikan Walikota Malang Sutiaji saat diwawancarai awak media pada Rabu 16 Maret 2022 disela – sela mengisi kegiatan di Hotel Savana.
“InsyaAllah mulai minggu depan akan kita mulai kita aktifkan lagi. Terutama karena dalam beberapa hari terakhir memang lampu jalan juga sudah dinyalakan kembali. Tapi dengan catatan protokol kesehatan covid-19 akan tetap dilakukan. Nanti akan ada petugas yang keliling, masyarakat harus tetap prokes, nanti akan ada pos-pos pemantauan. Dan saya minta petugas dari Satpol PP Kota Malang dan Satgas Covid-19 untuk berkeliling,” ungkap Walikota Malang Sutiaji
Sutiaji juga mengatakan dengan dibukanya kembali Kayutangan Heritage tentu akan berhubungan dengan masalah parkir kendaraan. Untuk parkir kendaraan saat ini sementara tetep seperti yang dulu – dulu. Selain itu sudah ada lahan yang milik Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang yang rencananya akan dipergunakan untuk memfasilitasi mobil-mobil milik warga. Mekanismenya seperti apa akan langsung dikoordinasikan dengan Dinas Perhubungan Kota Malang.
Sementara di sektor pariwisata, Kepala Dinas Pemuda, Keolahragaan, dan Pariwisata Ida Ayu Made Wahyuni mengatakan dengan wacana pembukaan kembali Kayutangan Heritage tentu menjadi angin segar untuk sektor wisata. Dimana nantinya akan berdampak pada sektor perekonomian masyarakat juga.
“Sudah ada sinyal pertimbangan (pembukaan kembali, Red) dan sudah diperbolehkan. Nantinya tentu berdampak pada pertumbuhan ekonomi di Kota Malang dan sebagai fasilitas untuk seniman. Salah satunya di kayutangan ini. Musisi Kota Malang akan berkontribusi di pagelaran seni yang ada di sepanjang daerah kayutangan yang akan dibuat terjadwal. Seperti himbauan pak wali juga nanti nya akan dibuat seperti Malang Tempo Dulu (MTD) yang akan di bantu penganggarannya lewat CSR perusahaan yang bekerjasama dengan Pemkot Malang,” ungkap Kepala Disporapar Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni (wdy/man)






