Malang, Memox.co.id – Dalam rangka menyukseskan program Vaksinasi Merdeka Anak usia 6 hingga 11 tahun, Tim Konselor Polres Malang memberikan pendampingan bantuan psikososial kepada pelajar SD/MI dan TK yang dapatkan vaksin anak, bertempat di Lapangan Tennis Polres Malang, Sabtu (12/02/2022).
Sebagai catatan aspek psikososial anak perlu mendapat perhatian. Sebab, dampak jangka panjangnya dapat berpengaruh terhadap berbagai persoalan, khususnya tingkat produktivitas. Hadirnya Tim Psikososial Polres Malang membawa kenyamanan bagi anak-anak yang mau divaksin.
“Untuk Polres Malang, dibentuk relawan layanan dukungan psikososial (LDP) di tengah-tengah masyarakat, khususnya (untuk) memberikan pendampingan kepada anak anak usia 6 hingga 11 tahun yang mendapatkan vaksin,” ujar Kasi Humas Polres Malang Iptu Ahmad Taufik S, SH mengatakan
Mewakili Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono HK,S.I.K, dirinya juga menjelaskan, tujuan utama pendampingan psikososial itu guna menyelamatkan anak-anak dari dampak psikososial seperti stres yang bisa mempengaruhi perilaku, mental, dan aktivitas psikososial.
“Pemberian bantuan sebagai trauma healing untuk anak-anak terdampak covid-19. Trauma Healing Ini dilaksanakan dengan tujuan agar para korban terdampak Covid-19 dapat segera bangkit kembali dan dapat menghilangkan trauma yang dialaminya,” terangnya.
Dalam kegiatan kemanusiaan ini tim konselor Polres Malang dipimpin Kompol Achmad Sueb, Kabag SDM Polres Malang didampingi Pengda I Titik Neng Rahayu, S.Psi
Tugas utama tim konselor membantu memberikan kenyamanan psikologis dan mengurangi kecemasan dalam mengikuti vaksin dosis satu dan dosis dua yang diselenggarakan oleh Polres Malang kepada pelajar. (fik)






