Banyuwangi, Memox.co.id-Komisi II DPRD Banyuwangi meninjau pasar Galekan, Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo yang mengalami kebakaran dan mendesak kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi agar memikirkan nasib para pedagangnya, Rabu (19/01/2022).
Melalui Ketua Komisi II DPRD Banyuwangi, Mafrochatin Ni’mah mengatakan, Pemkab Banyuwangi harus memperhatikan nasib para pedagang pasca kebakaran pasar itu. Kebakaran itu, menghanguskan 140 lapak pasar Galekan, ditaksir akibat kebakaran tersebut mengalami kerugian mencapai Rp 23 miliar.
“Wajib ada perhatian dari pemerintah daerah. Karena nilai kerugian yang dialami pedagang cukup besar, apalagi sebagian besar modal mereka dari pinjaman bank,” kata Mafrochatin Nim’ah.
Lanjutnya,kebakaran yang menimpa Pasar Galekan memberikan duka besar bagi para pedagang. Aktivitas perekonomian mereka terganggu, belum lagi harus memikirkan pinjaman modal. “Kami mendorong agar Pemda memberi perhatian serius. Diantaranya mempercepat rehabilitasi Pasar Galekan agar ada kepastian kelanjutan usaha para pedagang,” tegas ketua Komisi II DPRD Banyuwangi itu.
Terpisah, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mujito, bantuan sosial untuk korban bencana kebakaran Pasar Galekan Bajulmati akan disalurkan oleh Dinas Sosial. Hasil dari rapat yang sudah dilakukan kemarin bersama dengan BPBD, PU dan Dinas Sosial PPKB terkait penanganan pasca bencana kebakaran Pasar Bajulmati.
“Kemarin sudah dirapatkan, bahwa bantuan sosial itu nantinya yang menyalurkan adalah Dinas Sosial, namun masih menunggu validasi data korban by name by address. Karena yang memiliki data realnya adalah pihak desa,” tandasnya. (ras/mzm)






