Hukum  

Kasrem 083/Bdj: Semua Korban yang Hilang Sudah Diketemukan

HADIR: Kasrem 083/Bdj Letkol Akhmad Juni Toa saat mengikuti konferensi pers penanganan banjir bandang Kota Batu.

Konferensi Pers Penanganan Banjir Bandang Kota Batu

Batu, Memox.co.id – Kasrem 083/Bdj  Letkol Akhmad Juni Toa ikut konferensi pers penanganan banjir bandang Kota Batu yang diselenggarakan secara daring di Command Center Balaikota Among Tani Batu, Kota Batu, Sabtu (06/11/2021).

Kasrem 083/Bdj Letkol Akhmad Juni Toa yang hadir mewakili Danrem 083/Bdj Kol Inf Irwan Subekti dalam kesempatan tersebut mengatakan, tadi disampaikan oleh Walikota Batu Hj. Dewanti Rumpoko dalam konferensi pers bahwa semua korban yang hilang sudah diketemukan dan saat ini seluruh personel yang terlibat dalam Satgas melanjutkan pembersihan sisa-sisa material yang masih menumpuk dan menghambat aliran sungai.

“Untuk mengantisipasi banjir susulan jika di hulu terjadi hujan yang itensitasnya cukup tinggi. Sementara beberapa tempat yang sebelumnya sangat terdampak juga sudah dibersihkan, seperti jalan yang sekarang sudah bisa dilalui dan TNI dalam hal ini Korem 083/Bdj dengan di back up oleh Kodam V/Brawijaya siap membantu Pemkot Batu saat masa tanggap darurat sampai dengan saat rekontruksi dan rehabilitasi,” ujarnya Letkol Juni Toa.

Dijelaskan olehnya, dalam konferensi pers tadi juga direkomendasikan rencana aksi. Pertama adalah menyuari aliran sungai oleh instansi yang berpengalaman (TNI-POLRI, BASARNAS) untuk melihat titik-titik potensi sumbatan atau bendungan yang diakibatkan oleh alam, khususnya di wilayah hulu.

Kemudian Pembersihan sisa-sisa pohon tumbang di hulu yang masih berpotensi membendung aliran dan tidak kalah penting mengingatkan kepada masyarakat untuk menghindari pemanfaatan lereng jalur lembah sungai untuk pemanfaatan kebun semusim.

“Dianjurkan untuk ditanami vetiver di lereng terjal serta yang paling utama adalah melakukan kesiapsiagaan terutama  masyarakat untuk segera menghindari tempat-tempat di sepanjang lereng aliran sungai pada saat hujan deras dan ciptakan early warning sistem berbasis masyarakat,” terangnya. (fik)