Bondowoso, Memox.co.id – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah meminta klarifikasi pada Kepala Dinas Pendidikan, Dr. Sugiono Eksantoso terkait dengan viralnya video nyanyi bareng dan voice note yang mirip suaranya.
“Komisi IV minta klarifikasi tentang 2 hal. Pertama video viral nyanyi bareng dan kedua tentang voice note. Saya menyampaikan secara komprehensip dan utuh tanpa ditambahi dan dikurangi,” kata Sugiono pada Memo X, Rabu (15/9/2021).
Mantan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur di beberapa daerah ini menambahkan, secara gentlemen pihaknya mengakui yang bernyanyi dalam video tersebut dirinya.
Ditambahkan, nyanyi bareng tersebut tidak bermaksud melakukan pelanggaran terhadap Protokol Kesehatan. Komisi IV memahami dan saya tidak ma’af. Bahwa, kejadian yang sebenarnya tidak seheboh yang terpublish di Media Sosial dan Massa.
Dikonfirmasi terpisah, Ketua Komisi IV, Ady Krisna, SH didampingi Sekretaris Edi S membenarkan, pemanggilan terhadap Kadis Sugiono dalam rangka klarifikasi Video viral dan voice note.
“Nyanyi-nyanyi itu bermula dari permohonan peserta rapat dan memang hobinya. Dan dilakukan setelah acara formal selesai. Pak Kadis sudah minta ma’af pada Bupati, Wabup, Ketua DPR dan seluruh masyarakat Bondowoso,” kata Krisna, sapaannya.

Politisi Partai Golkar ini meminta kepada Sugiono, agar kejadian ini yang pertama sekaligus yang terahir. DPR tidak menilai sensasinya, tapi prestasi kinerja sesuai Tugas Pokok dan Fungsinya. Kalau dalam rangka mencerdaskan warga Bondowoso, tambahnya, Komisi IV akan memberi supporting dalam menjalankan programnya. Apapun inovasinya, akan didukung sepenuhnya.
Dikatakan, terkait vioce note, Sugiono memastikan itu bukan suaranya. Bahkan seandainya dicek di laboratorium dan ternyata suara tersebut miliknya, siap untuk mengundurkan diri. (sam/mzm)






