Tinjau Vaksinasi di MAN 2 Situbondo, Wabup Minta Pelajar Bantu Sosialisasi Vaksinasi ke Masyarakat

Para pelajar antusias melaksnakan vaksinasi di MAN 2 Situbondo.

Situbondo, Memox.co.id – Wakil Bupati (Wabup) Situbondo, Nyai Hj Khoirani, melakukan pemantauan program vaksinasi Covid-19 bagi Siswa Madrasah, Kamis, (12/08/2021). Kegiatan yang dipusatkan di Madrasah Aliyah Negeri 2 Situbondo, turut dihadiri jajaran Forpimda, Kepala Sekolah dan guru serta Kepala Puskesmas Panji.

Wakil Bupati Nyai Hj Khoirani mengatakan, pelaksanaan vaksinasi pelajar disambut antusias peserta. Harapannya, dengan pelaksanaan itu, pelajar juga bisa memberikan pemahaman serupa ke orang tua dan warga sekitarnya, untuk turut mensukseskan vaksinasi. “Alhamdulillah, semangat para pelajar ini sangat tinggi untuk ikut vaksin,” kata Wakil Bupati.

Masih menurut Wabup, dengan pelaksanaan ini, diharapkan imun masyarakat Situbondo, kian tinggi. Sehingga, langkah antisipasi penyebaran di masyarakat, kian optimal. Karena vaksin juga mampu membentengi virus masuk ke tubuh,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah Madrasah Aliyah Negeri 2 Situbondo, DR. Moh Fariz S Ag.,M.Pd. menyampaikan, pihaknya sudah melakukan vaksinasi terhadap para guru dan sudah vaksinasi dosis 2. Alasan pemberian vaksinasi kepada siswa madrasah, sebagai salah satu usaha memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan mempercepat proses pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di sekolah. “Jenis vaksinasi Covid-19 yang disuntikkan kepada pelajar adalah Sinovac dengan target 125 siswa tahap pertama dari jumlah 630 Siswa,” ujarnya.

Sementara, Kepala Kemenag Situbondo, Drs.H, Misxbahul Munir S.Pd mengatakan, gerakan vaksinasi siswa madrasah ini menyeluruh se Kabupaten Situbondo yang di awali dari MAN 2 Situbondo (kurang lebih 600 siswa-red). “Launching vaksinasinasi siswa madrasah ini bukan hanya untuk siswa MAN 2 saja, tetapi juga Madrasah Tsanawiyah (MTs-red) dengan jumlah sekitar 125 siswa, berikutnya nanti akan dilaksanakan di MAN 1 (kurang lebih 500 siswa-red), namun launchingnya nanti di Pinpes Bu Wabup. Ada 2 lembaga MA Negeri dan MTs Negeri ada 4 lembaga sejumlah 1.200 siswa,” imbuhnya.

Bukan hanya itu yang disampaikan, Kepala Kemenag menargetkan seluruh siswa madrasah 100% harus tercapai vaksinasi guna persyaratan pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Sementara, Melia Dina Fauziah, siswa Kelas XII IPS 1 mengaku tidak merasakan sakit saat divaksin, bahkan tidak terasa, Ia mengimbau teman-temannya agar segera ikut vaksin. “Karena vaksin ini untuk menjaga imun tubuh kita,” imbaunya.

Melia menambahkan, bahwa vaksin ini halal dan sudah teruji klinis oleh BPOM, vaksin tidak mematikan. “Teman-teman tidak perlu takut dan berilah pemahaman kepada orang tua, agar orang tua kita mengijinkan untuk divaksin,” tukas Melia. (her/mzm)