IKIP PGRI Jember Ganti Nama Jadi Unipar, Ini Harapan Rektor Rudi Sumiharsono

IKIP PGRI Jember Ganti Nama Jadi Unipar, Ini Harapan Rektor
Peresmian rubah nama dari IKIP PGRI menjadi Universitas PGRI Argopuro. (sumber Humas Unipar)

Jember Memox.co.id – Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) PGRI Jember resmi naik status baru. Kini kampus yang berada di Jalan Jawa, Kecamatan Sumbersari itu berganti nama menjadi Universitas PGRI Argopuro (Unipar) Jember.

Unipar Jember diperkuat dengan adanya 2 Fakultas dan 4 Program Studi (Prodi) tambahan. Diantaranya, Fakultas Sains Teknologi yang memiliki prodi Biologi Murni, Teknologi Lingkungan, dan Statistik. Kemudian Fakultas Ekonomi, dengan Program Studi Management Retail.

Koordinator LL Dikti Wilayah VII, Suprapto menyampaikan, terkait berubahnya status menjadi Unipar, banyak tahapan-tahapan yang harus dilalui dan membutuhkan proses selama beberapa tahun.

“Mulai dari sahnya lembaga itu sendiri, kemudian akreditasnya harus memenuhi persyaratan. Dan juga terkait kelengkapan administrasinya di tahun-tahun sebelumnya yang harus dipenuhi,” ucap Suprapto saat dikonfirmasi sejumlah wartawan usai Pelantikan dan Pengukuhan Unipar, Sabtu (1/5/2021).

“Proses tersebut memakan waktu selama 2 tahun lamanya. Maka kami beri izin dari yang sebelumnya IKIP PGRI Jember, menjadi Universitas Argopuro Jember (Unipar). Maka, dengan syarat tambahan prodi yang baru itu sebagai pendukung untuk naik status menjadi Universitas,” sambungnya.

Dengan adanya 4 Prodi baru itu, lanjut Suprapto, nantinya akan dibuka mulai tahun ajaran baru 2021 ini. “Jadi otomatis dengan bertambahnya prodi itu, tentu saja jumlah mahasiswa akan bertambah. Namun, saya berpesan bahwa kedepanya harus tetap mengedepankan kualitas,” ujarnya.

Untuk bagian wilayah Provinsi Jawa Timur, ada beberapa kampus yang alih status menjadi Universitas.

“Kalau tidak salah, sejak awal ada 23 perguruan tinggi. Jadi, ada yang penggabungan beberapa Perguruan Tinggi menjadi satu menjadi Universitas. Contohnya seperti IKIP alih status ke Universitas. Dan juga ada contoh lainnya seperti Stikes menjadi Institut,” pungkas Suprapto.

Sementara itu, Rektor Universitas Argopuro Jember (Unipar) Rudi Sumiharsono mengatakan, berdasarkan akreditasi terakhir, yakni IKIP Jember bisa bergabung dengan Akademi Akuntansi dibawah satu Yayasan untuk menjadi Universitas.

“Sejak 2 tahun terakhir, kami IKIP Jember membentuk UPT. Penggalangan Mahasiswa baru. Disini ada upaya kegiatan marketing untuk mempromosikan,” terangnya.

Rudi berharap, di tahun 2021 jumlah mahasiswa baru menjadi lebih meningkat. “Dari catatan sejak 2 tahun yang lalu, sebanyak 650 mahasiswa baru, kemudian tahun kemarin naik lagi menjadi 850. Dan untuk tahun ini, kami berharap jumlahnya bisa naik lagi,” tandasnya. (ark/tog/mzm)