Hukum  

Sebanyak 1.298 Pekerja Jasa Transportasi Kota Malang Akan Menerima Insentif

Program Keselamatan 2020  Korlantas Polri

Kota Malang, Memox.co.id – Kaporesta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Simarmata S.sos S.I.K.MH bersama Kasat Lantas Kompol Priyanto S.I.K secara simbolis memberikan bantuan insentif kepada 80 sopir yang terdampak wabah virus Corona, Selasa (28/04/2020)

Pemberian bantuan insentif kepada kalangan sopir yang terdampak wabah virus Corona,  berupa uang tunai Rp 600 ribu diserahkan langsung oleh Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Simarmata.

Bantuan sebesar Rp 600 ribu akan diberikan setiap bulan selama tiga bulan, untuk wilayah Kota Malang ada 1.298 pekerja jasa transportasi yang akan menerima bantuan dari Satlantas Polresta Malang bekerjasama dengan Bank BRI Cabang Malang Kota.

Kepada Memox.co.id Kasat Lantas Polresta Malang Kota Kompol Priyanto S.I.K,bantuan khususnya diberikan kepada masyarakat yang berprofesi sopir maupun jasa angkutan lainny yang terdampak wabah virus corona atau Covid-19,

TERIMA : Kasat Lantas Polresta Malang Kota Kompol Priyanto S.I.K saat memberikan kartu Brizzi secara simbolis kepada sopir taksi

“Bantuan ini akan diberikan secara bertahap dengan menggandeng BRI Cabang Malang Kota. Setiap penerima mendapat rekening dan ATM atas nama pribadi. “Bantuan ini akan diberikan selama tiga bulan mulai April,” jelas Priyanto mewakili Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Simarmata.

Perlu diketahui bantuan sebesar Rp 600 ribu merupakan bantuan dari Korlantas Polri selama  tiga bulan yang merupakan bantuan Program Keselamatan 2020 .

Tahap pertama ini diberikan kepada sopir setelah mereka mendapat pelatihan terkait safety riding dan pencegahan Covid-19 agar penyebarannya tidak berlanjut.

Materi keselamatan dari unit Dikyasa dan untuk kesehatan dari Dokkes Polresta Malang Kota. Paling dasar mereka harus paham keselamatan terutama cuci tangan dan pakai masker.

Dari data yang ada sebanyak 1.298 penerima bantuan yang terdiri dari sopir, kernet, tukang becak, dan ojek pangkalan. Mereka sudah didata dan masuk dalam mitra Satlantas Polresta Malang Kota.(fik)