Pamekasan, Memo X
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memuji pencapaian program 100 hari kerja Bupati Pamekasan Baddrut Tamam. Hal itu disampaikan langsung oleh Hadi Tjahjanto, pada acara Silaturahmi bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, digelar di Aula Pendopo Ronggosukowati, Senin (1/4/2019).
Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menyampaikan, Pemkab Pamekasan benar-benar merayakan kebahagiaam yang tak terhingga atas kunjungan Paglima TNI, Kapolri dan juga Gubernur Jatim di Kabupaten Pamekasan.
“Kami yakin kehadiran Panglima TNI, Kapolri dan Gubernur Jawa Timur akan berdampak strategis bagi kemajuan Masyarakat Pamekasan yang akan datang,” kata Baddrut Tamam.
Menurut Baddrut Tamam, Kabupaten Pamekasan merupakan Kabupaten yang dinamis perkembangannya.
“Dalam 100 hari kerja alhamdulillah kami bisa membuktikan capaian yang sangat luar biasa. Sehingga MURI memberikan penghargaan kepada kami dalam waktu 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan yang sudah berhasil membuat mall pelayanan publik tercepat di Indonesia,” tegasnya.
Sementara Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan, ketika dirinya ingin ke Madura, yang dibayangkan adalah udeng merah, baju liris-liris merah putih, celana kombor hitam, baju kerah hitam serta kumis hitam tebal.
“Tapi nyatanya sekarang tidak ada. Rasanya saya saja yang pantas jadi orang Madura, jika memakai pakaian sepert itu,” ucap Marsekal Hadi Tjahjanto, sembari tertawa.
Menurut Marsekal Hadi Tjahjanto, Pamekasan memiliki potensi ekonomi yang luar biasa, salah satunya adalah batik.
“Apalagi Bupatinya masih muda, pasti Pamekasan akan maju. Apalagi dalam 100 hari kerja sudah dapat penghargaan dari MURI karena memberikan pelayanan publik tercepat. Berarti Bupatinya hebat kan,” tegasnya, disambut riuh tepuk tangan para tamu undangan yang hadir.
Kata Marsekal Hadi Tjahjanto, promosi batik di Kabupaten Pamekasan harus terus digencarkan agar menjadi titik tumpu untuk pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pamekasan. “Tadi saya diberi sal batik oleh pak Bupati. Saya senang karena memang potensi batik di Pamekasan sangat bagus dan harus terus dikembangkan,” ucap Marsekal Hadi Tjahjanto.
Tak hanya itu, orang Madura tidak akan mungkin kelaparan. Sebab kekayaan alamnya yang terdiri dari berbagai macam umbi-umbian begitu melimpah.
“Orang Madura itu tidak mungkin takut kelaparan, iya kan? Karena orang Madura tidak pernah kehabisan akal untuk mencari makan. Mereka bisa bercocok tanam. Mulai dari umbi-umbian, segala jenis sayur dan semacamnya tumbuh di Madura,” tegas Marsekal Hadi Tjahjanto. (tri/jun)
Panglima TNI Puji Kinerja Bupati Pamekasan






