Batu, Memox.co.id – Sebanyak 90 pendaki dievakuasi oleh tim gabungan, hal itu untuk menghindari korban jiwa akibat kebakaran lahan hutan Gunung Arjuno, Evakuasi berlangsung pukul 10.00 WIB, kemarin, Senin (29/7/2019), dilanjut pemadaman api di lokasi kebakaran.
Menurut Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu, Achmad Choirur Rochim, usai melakukan evakuasi petugas langsung naik menuju blok Gentong Kroah atau berada di wilayah savana lokasi berjarak 1 Km dari jalur pendakian. “Alhamdulillah semua pendaki sudah dievakuasi. Kami tinggal melakukan pemadaman agar api tak semakin meluas,” ujar dia.
Ditempat yang sama, Kepala UPT Tahura Raden Soerjo, Dinas Perhutanan Provinsi Jawa Timur Achmad Wahyudi menjelaskan pendaki berasal dari beberapa daerah, untuk evakuasi tim melakukannya dengan cara mandiri dan jalur yang jauh dari titik api.
“Dari data pendaki berasal dari beberapa daerah seperti Malang Raya 15 orang pendaki, Mojokerto 27 orang, Bekasi 2 orang, Pasuruan 1 orang, Surabaya 10 orang, dan Nganjuk 2 orang. Sedangkan sisanya pendaki yang tak terdata juga sudah berhasil di evakuasi sejak Minggu (28/7/2019) pagi. Laporan terakhir semua pendaki sudah dievakuasi. Api juga bisa dikendalikan,” jelas Wahyudi.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu Choirur Rochim lahan yang terbakar saat ini belum diketahui secara pasti karena berada di areal yang sangat curam dan terpencar.
Dugaan sementara kobaran api karena faktor alam. Tapi dia mengaku belum bisa memastikan sumber api yang menghanguskan areal savana. “Kami belum tahu penyebabnya, nanti kalau sudah bisa dikondisikan segera kita dalami,” tutupnya. (lih/jun)






