77 Atlet Balap Motor Perebutkan 18 Medali di Porprov Jatim

FT. Berlangsungnya balap motor dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur (Jatim) di Stadion Kanjuruhan Malang.
FT. Berlangsungnya balap motor dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur (Jatim) di Stadion Kanjuruhan Malang.

MEMOX.CO.ID – Sebanyak 77 atlet balap motor dari berbagai daerah di Jawa Timur menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jatim 2025 yang digelar di sirkuit Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Pertandingan berlangsung sejak Sabtu hingga Senin (14–16 Juni 2025), dengan tujuan merebut medali emas, perak, dan perunggu. Meski diwarnai beberapa insiden terjatuh di lintasan, para atlet tetap semangat bertanding dalam enam kelas yang dipertandingkan.

Terpantau, mereka adu skil untuk bisa meraih gelar juara. Demi bisa finish di posisi pertama walaupun sempat beberapa atlet tampak terjatuh di arena balap. Bagi yang juara 1, ia akan memperoleh medali emas, kemudian juara 2, memperoleh medali perak, dan juara 3 memperoleh medali perunggu.

Bambang Hari Wibowo, Ketua IMI (Ikatan Motor Indonesia) Jawa Timur (Jatim) menyebutkan, dalam kejuaraan balap motor kali ini, diikuti oleh 18 Pengurus Cabang (Pengcab) dengan merebutkan 18 medali.

“6 medali emas, 6 perak, dan 6 perunggu. Jadi total 18 medali,” katanya.

Dilanjutkan Bambang, kelas yang lombakan kali ini sebanyak 6 kelas. Meliputi, kelas standard 150 CC perorang, kelas standard 150 CC beregu. Kelas modifikasi 150 CC perorang, kelas modifikasi 150 CC beregu. Kemudian kelas eksebisi 150 CC perorang, dan kelas eksebisi 150 CC beregu.

Namun walaupun demikian, kejujuran balap motor di Porprov Jatim ini baru pertama kali di adakan. Cuma di PON (Pekan Olahraga Nasional), IMI Jatim sudah mengikuti 5 kali kejuaraan. Dan di PON Aceh-Sumut, Jatim memperoleh juara umum.

Maka harapannya, imbuh Bambang, dari ajang ini, bisa menumbuhkan bibit-bibit baru untuk bisa diikutkan di PON 2028 yang akan diselenggarakan di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur (NTB-NTT).

“Untuk kategori atlet terbanyak di kategori kelas standard dan modifikasi,” pungkasnya. (nif/ume).

Penulis: HanifEditor: Ume Hanifah