Indeks

Ratusan Warga Pesanggrahan Siram Pohon Alaska

RAWAT HUTAN : Warga Desa Pesanggrahan yang sedang melakukan penyiraman pohon di Hutan Kasinan, kemarin. (ist)

Batu, Memox.co.id – Ratusan warga RW 8 Desa Pesanggrahan Kecamatan Batu melakukan penyiraman pohon di hutan Kasinan, Minggu (6/9/2020). Hal itu dilakukan sebagai tindak lanjut kegiatan sebelumnya, penanaman pohon kembali akibat proses pembangunan sebagai obyek wana wisata.

“Kegiatan ini sebagai wujud perhatian warga dalam melestarikan hutan lindung Kasinan. Ini juga sebagai dukungan penolakan pembangunan wisata yang berada di hutan lindung,” kata Saiful Ketua RT 2 RW 8 Desa Pesanggrahan Batu disela kegiatan penyiraman, kemarin.

Ia mengaku sangat bangga dengan warga RW 8. Betapa tidak, meski hanya diumumkan kepada beberapa warga tetapi antusias warga sangat luar biasa. Sejak pagi pukul 8 ratusan warga yang kebanyakan sudah berduyun-duyun menuju hutan lindung dengan membawa ember sebagai alat penyiraman pohon.

“Alhamdulillah kepedulian warga sangat luar biasa. Harapannya, untuk minggu depan yang masuk giliran RW lainnya juga antusias, kalau perlu lebih dari yang sudah ada,” tukasnya.

Sutriana (44), warga Dusun Srebet Timur mengaku tidak merasa menjadi beban untuk ikut siram pohon di hutan kasinan. Bahkan malah menjadi suatu kewajiban.

“Kami setiap hari menggunakan air dari Hutan Kasinan, jadi sudah kewajiban untuk merawat hutan ini, ” kata ibu sambil melakukan penyiraman pohon di hutan Kasinan, kemarin.

Sebagaimana diketahui, hutan lindung Kasinan mengalami perubahan peruntukan lebih dari 3 ha. Sebelumnya berupa hutan dan beberapa mata air, kemudian dieksploitasi menjadi wana wisata berupa kolam air dan puluhan gazebo.

Pembangunan obyek wisata yang digagas kmunitas sadar alas itu mendapat penolakan warga termasuk pengurus HIPA, Hippam termasuk warga Desa Pesanggrahan. Bahkan pihak Pemdes Pesanggrahan, Camat Batu dan Satpol PP sudah melakukan mediasi kedua belah pihak.

Hingga Pemdes Pesanggrahan mengeluarkan pernyataan yang ditanda tangani kepala desa menyatakan menutup dan menghentikan proses pembangunan obyek wisata Alaska. Sampai warga pun melakukan reboisasi di seputaran hutan yang sudah dibangun menjadi obyek wisata.

Diberitakan sebelumnya puluhan warga Pesanggrahan melaporkan komunitas sadar alas ke polisi. Laporan itu terkait perusakan hutan lindung Kasinan. (jun)

Exit mobile version