Banyuwangi, Memox.co.id – Prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi memperkirakan adanya gerhana bulan yang kedua kalinya. Bangsa Indonesia bakal menyaksikan gerhana bulan akan terjadi tiga kali di tahun 2021 ini.
Gerhana bulan yang pertama terjadi pada 27 April yang terjadi pada pagi hari, dan pada bulan Mei akan terjadi pada 25 Mei terjadi pada malam hari.
Menurut Prakirawan BMKG Banyuwangi, Anjar Triyono Hadi, diperkirakan gerhana bulan akan terjadi pada pagi hari. Bahkan masyarakat bisa melihat langsung gerhana bulan total tersebut tanpa alat bantu.
“Gerhana bulan ini disebut super Blood Moon, diperkirakan terjadi pada pukul 18.46 malam,” kata Anjar, Senin (24/5/2021) siang.
Lanjutnya, untuk gerhana bulan yang ketiga kalinya diperkirakan akan terjadi pada bulan Juni. “Gerhana bulan yang pertama 27 April, yang kedua pada tanggal 26 Mei dan yang ketiga diperkirakan pada 24 Juni,” terangnya.
Gerhana bulan total ini akan berpotensi banjir rob di pesisir pantai jika terjadi hujan deras, maka dari itu warga di pesisir harus tetap waspada karena terjadinya air laut pasang.
“Tetap ada potensi banjir rob, apa lagi jika cuaca di sekitar terjadi hujan, air laut akan pasang maksimum, warga pesisir harus tetap waspada” pungkasnya. (ant/mzm)
